Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Liburan ke Konya, kotanya Maulana Jalaluddin Rumi

Gambar
Konya, 27   Desember 2021               Hari sabtu kemarin saya pergi ke konya, kotanya Maulana Jalaluddin Rumi. Ngomong-ngomong hari-hari sekarang ini menjadi hari liburan kami mahasiswa ke DPU. Beberapa dari teman juga banyak yang keluar kota. Entah itu ke Ankara, Sakarya ataupun kota lainnya. Saya pun memilih Konya, karena selain saya tahu itu kota wisata, sahabat-sahabat saya juga banyak yang disana. Konya menjadi kota pertama yang saya kunjungi selain Kutahya. Kalau Istanbul kemarin hanya beberapa jam dan gak kemana-mana. Jadinya gak dianggap 😅 . Tiga hari saya disana sudah cukup untuk puas dengan besarnya kota ini. Kota ini terkenal sebagai kota wisata religi, seni dan budaya. Dan saya buktikan sendiri ternyata memang benar. Saya berangkat dari Kutahya jam 12.30, jarak yang ditempuh lumayan jauh, sekitar 380-an km. Menempuh waktu 4-5 jam perjalanan bus. Saya memutuskan untuk pergi ke Konya sendiri karena ti...

Turun Salju

Gambar
  Kutahya, 19 Desember 2021                Hari ini salju turun cukup lebat. Sampai-sampai mobil ketutup full dengan salju. Fyi, orang sini jarang yang punya rumah, mereka biasanya tinggal di apartemen jadi gak punya garasi, makanya mereka memarkirkan mobil di samping jalan apartemen mereka. Jadi wajar kalau ketimpa full dengan salju.    Suhu hari ini mencapai -2 ú C. Katanya sih salju turun setelah sekian lama waktu saya masih di Indonesia. Karena salju sudah turun, maka gak afdhol rasanya tanpa mengabadikan momen. Jadi, kemarin setelah cari momen yang pas, saya dan teman saya pergi ke depan jam gadang (sebutan orang Indonesia sih) kota. Disebut jam gadang karena bentuknya yang mirip, walaupun ukurannya mungkin jauh lebih kecil. Keinginan saya untuk foto bareng orang lokal juga kesampaian, haha. Waktu saya lihat ada orang Turki yang cantik, ya langsung saya ajak foto. Walaupun ada kendala Bahasa, karena saya belum lancar berbah...

Keputusan

Gambar
  Bojonegoro, 28 Juni 2021               Unair dan Unpad sudah saya lupakan, tidak pernah saya ikuti lagi infonya. Pengumuman UMPTKIN juga sudah keluar. Saya diterima di UIN JKT prodi Hukum Tata Negara. Jadi di bulan Mei kemarin saya daftar UMPTKIN. Semacam seleksi Bersama untuk masuk UIN. Saya daftar untuk jaga asa kuliah di Indonesia. Walaupun ini jatuhnya pilihan yang paling mentok seandainya gak masuk univ prioritas yang lain. Setelah saya selesaikan administrasi, saya kecewa. Kesal dan menyesal sekali saya waktu itu. Kenapa? Karena waktu itu saya baru tahu kalau UMPTKIN tidak menyediakan semua jurusan. Hanya jurusan-jurusan agama saja yang buka, ditambah ada beberapa saja jurusan umum. Yang otomatis, jurusan saya gak ada di daftar pilihan. Tapi karena sudah bayar 250 ribu, jadi ya saya ikut aja. Ketika tes soal, Alhamdulillah saya bisa menjawab hampir semua pertanyaannya. Karena begini, sebelumnya persiapan s...

Gak jadi ke UI

Gambar
  Kendari, 9 Mei 2021               Hari ini hari penutupan pendaftaran Universitas Indonesia. Tempat ribuan orang bermimpi untuk kuliah disana. Berbulan-bulan sebelumnya saya sudah persiapkan diri untuk ikut SIMAK UI nanti. Mulai dari berlangganan RuangGuru, ngajar Matematika padahal saya gak suka Matematika, dan menyimak contoh-contoh soal SBMPTN baik dari buku maupun dari Youtube. Saya gak bisa ikut SBMPTN karena memang kondisi waktu itu sedang di pengabdian, dan gak memungkinkan juga untuk ikut. Akhirnya saya fokuskan diri ke SIMAK UI.               Berbulan-bulan persiapan, tapi nampaknya bukan jalannya saya ke UI. Sudah tanggal 9 Mei tapi saya belum bisa daftar masuk. Ada masalah administrasi yang menghambat saya untuk menyelesaikan pendaftaran. Akhirnya saya alihkan pandangan ke target kedua, yaitu Universitas Airlangga dan Universitas Padjaja...

Sholat Jum'at di Turki

Gambar
K ütahya , 17   Desember 2021               Hari ini hari Jum’at, ada yang ingin saya ceritakan ke teman-teman sekalian, terutama pengalaman sholat Jum’at disini. Minggu sebelumnya memang saya sudah pernah sholat Jum’at di Turki, tapi itu di kampus. Dan rasanya gak jauh-jauh beda lah.               Nah minggu ini karena saya belum masuk kelas di kampus, saya menunaikan sholat Jum’at di masjid dekat rumah. Ini masjid yang cukup besar, terletak di pinggir jalan kota, jadi jama’ah nya cukup ramai. Yang saya tahu, waktu dzuhur itu jam 1, makanya saya santai dulu di kamar sambil ngobrol sama temen saya di WA. Akhirnya jam setengah 1, saya pergi ke masjid berpakaian ala orang Indonesia banget ketika sholat Jum’at. Saya pergi pake koko, sendal, celana dasar, hanya kurang songkok aja. Jama’ah yang lain pada pake jaket musim dingin semua, sepatu, dan peci yan...

Kesan Pertama

Gambar
K ütahya , 12 Desember 2021               Saya sudah hampir seminggu di Turki. Banyak yang saya kagumi disini. Mulai dari bangunannya, sistemnya, dan Universitasnya sendiri. Pertama dari bangunannya. Disini kebanyakan bangunannya bertingkat semua. Bahkan, beberapa apartemen teman-teman saya sudah memakai lift, walaupun kecil ukurannya. Warna Gedung disini kebanyakan berwarna pucat dan pudar, seperti putih, krem, dan abu-abu. Jauh beda sama kita yang warna rumahnya beragam. Sistem-sistem kota nya juga sudah sangat modern. Dari mulai bis kotanya yang harus pakai kartu Top-up kayak di KRL gitu, sampai gas dan air yang ngidupinnya pakai kartu Top-Up juga. Universitasnya juga gede banget! Kutahya Dumlupinar Universitesi saya kira univ kecil karena peringkatnya gak terlalu di atas berdasarkan susunan peringkat universitas Turki. Tapi nyatanya, saya kaget gede banget, sampai ratusan hektar, dari ujung ke ujung pandangan saya, y...

Hari Keberangkatan

Gambar
  Jakarta-Istanbul, 7&8 Desember 2021               Gak kerasa, akhirnya hari keberangkatan saya tiba juga. Saya sampai di bandara jam 3 sore. Setelah pembimbing datang, saya urus masalah tiket, barang-barang yang ternyata masih di atas jatah 30 kg dan 7 kg yang diberikan. Mulai menata ulang barang, yang kiranya bisa didapat di Turki saya keluarkan dari koper untuk kurangi beban, termasuk Indomie. Sampai saat ini saya taunya Indomie juga sampai ke Turki, karena waktu itu teman saya videoin, dan ternyata emang tersedia di market-market. Ujung-ujungnya hanya dua buah saja yang saya bawa. Dendeng gak mungkin saya keluarin sih, hehehe. Gak mungkin ada soalnya di Turki. Akhirnya saya timbang barang, 29 kg saja. Saya taruh koper di bagasi pesawat. Eh ternyata, teman saya banyak yang lebih 1-3 kg tapi gak diminta charge -biaya tambahan-. Yang 7 kg untuk kabin pun gak ditimbang. Akhirnya ya barang yang tadi dikeluarin, ...